Tuesday, July 3, 2007

NADA & IMPROVISASI

Album : NADA & IMPROVISASI
Vocal : Jackie & Nunung Wardiman
Musisi
Karim Suweileh : drum & Percussion
Yopie Item : Electric Guitar
Joko : electric guitar
Christ Kayhatu : accoustic piano, prophet synthesizer, electric piano, solina string
Embong rahadjo : tenor saxophone, soprano, flute,
Yance Manusama : bass guitar

Rekaman Suara : PT. Gelora Seni
Penata Suara : Danes Item
Penata sampul : Lesin

Album Nada & Improvisasi yang rilis tahun 1981 ini merupakan salah satu album debutan jazz yang mewarnai blantika musik Indonesia di awal era 80-an. Aquarius sebagai label rekaman tempat lahirnya album ini bahkan mengklaim bahwa album ini merupakan rhythm section terbaik yang dimiliki oleh Ibu Kota saat itu. Hal ini dinyatakan jelas pada prakata di cover album. Sedikit menggelitik kata “ibu kota” disitu. Mungkin Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia tentunya harus menjadi barometer tolak ukur awal kelahiran satu genre musik kala itu.

Mendengarkan lagu-lagu di album ini tak ubahnya seperti menikmati album-album jazz kelompok GRP. Dukungan musisi-musisi yang ada di balik album ini seolah menjadi jaminan warna musikalitas jazz-nya yang kental. Seorang Christ Kayhatu menjadi salah satu pendukung album ini, juga Yance Manusama, Embong Raharjo, dan Karim Suweileh. Mereka bukan nama-nama baru untuk sebuah suguhan musik jazz di Indonesia.

Warna vokal Jackie & Nunung “the jazzy girl” Wardiman (alm) terasa sangat pas mengisi album ini. Lagu Rainbow karya Lee Ritenour & Dave Grusin dilantunkan Nunung dalam versi lirik Indonesia, 'Pelangi' di track ke 2 album ini . Selain Pelangi , album ini juga punya hits Mungkinkah yang dibawakan Jackie. Seperti halnya komposisi karya Christ Kayhatu lainnya, Mungkinkah terdengar sangat “kaya” di aransemen dengan dominansi petikan gitar Yopie Item dan syhtheizer dari Christ. Lagu ketiga, 28 November 1977, mempunyai tempo slow dengan dominansi tenor saxophone-nya Embong Raharjo. Gubahanku-nya Gatot Sunjoto di re-aransemen dengan cantik menjadi lebih jazzy. Tiupan flute & sax Embong Rahardjo di lagu ini nampaknya benar-benar mampu memetamorfosis lagu ini dari ranah asalnya.

Nomer Instrumentalia dengan titel Hari Ini jadi satu ajang tebar pesona rhythm oleh masing-masing pendukung album ini. Vokal jazzy Nunung yang lembut tampil lagi di komposisi Dimanakah yang slow. Dominansi alat musik tiup kembali terdengar pada instumentalia Senyum (Smile) ciptaan Monserat. Saat-Saat Usang menampilkan kembali vokal Jackie. Solo gitar di tengah2 lagu ini mengingatkan pada petikan si George Benson Lagu Sayang dengan tempo sedang dari Nunung wardiman tampil sebagai penutup album ini.

Akhir kata, album Nada & Improvisasi yang mendapatkan judul album dari Jack Lesmana ini , bisa jadi satu rujukan awal perjalanan musik jazz indonesia di dekade 80-an. Era yang disebut dimana musik jazz mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat penikmat musik Indonesia.

01 Mungkinkah (Cipt. Christ Kayhatu) – Jackie
02 Pelangi (Rainbow) - Nunung Wardiman
03 28 Novemper 1977 - Jackie
04 Gubahanku - Jackie
05 Hari Ini - Instrumental
06 Dimanakah - Nunung Wardiman
07 Senyum (Smile) - Instrumental
08 Saat Saat Usang - Jackie
09 Sayang - Nunung Wardiman


review by : Apey